in

6 Bahaya Tidur Dengan Mulut Terbuka Ini Perlu Dihindari

Bahaya Tidur Dengan Mulut Terbuka

Bahaya Tidur Dengan Mulut Terbuka – Baru-baru ini diterbitkan dalam Journal of Oral Rehabilitation, hasil sebuah studi ilmiah menunjukkan bahwa mulut terbuka saat tidur adalah kebiasaan yang sangat berbahaya bagi kesehatan gigi Anda. Ini berarti ketika kita membuka mulut kita, udara saat bernafas menyebabkan mulut dan air liur mengering sehingga bakteri dapat dengan mudah menyerang dan menghancurkan selaput enamel alami. Selain itu, mulut terbuka saat tidur di malam hari juga menjadi penyebab utama penyakit umum seperti tonsilitis, kongesti sinus, atau apnea.

Jadi jika Anda memiliki kebiasaan membuka mulut saat Anda tidur, sebaiknya segera mengubah kebiasaan ini sesegera mungkin. Jika tidak, itu akan menyebabkan efek kesehatan yang tidak dapat diprediksi.

1. Keringkan mulut dan bibir Anda

Biasanya, saat kita bangun tidur dan juga saat kita tidur, kita biasanya bernafas melalui hidung, tapi jika Anda memiliki kebiasaan bernapas melalui mulut saat tidur, itu akan berdampak buruk pada kesehatan Anda. Secara khusus, dapat dilihat bahwa hal itu menyebabkan bibir dan mulut mengering karena jumlah air liur menguap selama kita tidur. Hal ini bisa langsung mempengaruhi kebiasaan makan kita seperti kesulitan menelan, fungsi saliva. Mulut dan bibir kering juga membuat Anda merasa tidak nyaman, haus sehingga Anda tidak bisa tidur nyenyak.

2. Bau mulut

Menurut ahli medis, saat Anda tidur terbuka mulut akan membuat mulut kering dan mengurangi kemampuan mengeluarkan air liur, zat yang menghambat pertumbuhan bakteri di rongga mulut. Jika terjadi salivasi persisten, sangat ideal bagi bakteri di rongga mulut untuk berkembang biak, menyebabkan bau mulut dan banyak masalah gigi lainnya.

Bahaya Tidur Dengan Mulut Terbuka Yang Perlu Diketahui

Bahaya Tidur Dengan Mulut Terbuka
Bahaya Tidur Dengan Mulut Terbuka

3. Pembusukan gigi dan radang gusi

Untuk melindungi enamel, air liur berperan sangat penting dalam mengendalikan pertumbuhan bakteri. Namun, saat tidur, pernafasan mulut menyebabkan mulut mengering dan mengurangi kemampuan menghasilkan air liur di rongga mulut, sehingga akan membuat enzim saliva menyebabkan gigi kering. Jika kondisi ini terus berlanjut dalam waktu lama, rongga di gigi akan cepat terbentuk dan radang gusi juga akan terjadi.

4. Membuat makanan sulit dicerna

Pernapasan melalui mulut Anda memudahkan Anda untuk menghirup berbagai macam gas beracun, yang bisa membuat saluran pencernaan Anda terasa kepenuhan, gangguan pencernaan, gangguan perut dan bahkan refluks

5. Tenggorokan infeksi

Ford, MD, konsultan pernafasan yang mengkhususkan diri dalam masalah pernafasan di Rumah Sakit Umum Massachusetts, mengatakan bahwa kebiasaan membuka mulut saat tidur tidak hanya membuat mulut kering, tapi juga membuat tenggorokan Anda dalam keadaan kering. Hal ini juga buruk bagi tenggorokan karena tidak hanya menyebabkan rasa sakit, hal itu juga membuat bakteri mudah dijangkau dan bereproduksi.

6. Asma

Kebiasaan tidur dengan mulut terbuka membuat Anda menghirup berbagai macam gas beracun dan debu bisa membuat Anda menderita asma. Bila aliran udara tidak tersaring melalui rongga hidung, kotoran mudah masuk ke paru-paru, menyebabkan serangan asma berat. Bila jalan nafas meradang, ia menjadi bengkak dan rawan kram saat stimulan (alergen penyebab alergi) menyebabkan orang tersebut mengembangkan gejala seperti batuk, nyeri dada, mengi dan kesulitan bernafas.

11 Wisata Romantis Kota Pacitan

11 Tempat Wisata Romantis Kota Pacitan yang Wajib Dikunjungi