Ini Dia Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Terbaik

Ceritayuk.com – Dalam sebuah keluarga, manajemen keuangan umumnya ada pada Ibu rumahtangga. Mereka dianggap lebih tau akan cara mengatur keuangan rumah tangga. Entah lulusan apa seorang Ibu rumah tangga, mereka dituntut untu tau cara mengatur keuangan.

Bersyukurlah jadi perempuan sekaligus Ibu Rumah Tangga. Beberapa orang mengatakan bahwa anda sebagai Ibu Rumah Tangga adalah ujung tombak dari Rumah Tangga yang merupakan kunci utama keluarga bahagia.

Ibu rumah tangga memiliki peran yang berlapis-lapis dalam sebuah keluarga. Sebagai pendidik dan tauladan pertama dari anak, penjaga keharmonisan rumah tangga, dan yang tak terlupakan adalah sebagai administrator keuangan rumah tangga.

Diakui atau tidak, banyak sekali rumah tangga yang gonjang ganjing karena diawali faktor keuangan yang tidak teratur dan kurang baik. Oleh karena itulah, perlu manajemen dan strategi pintar untuk mengatur keuangan Keluarga agar tak menimbulkan kerusakan rumah tangga.

Mental dan Niat Yang Kuat

Dua hal ini diperlukan dengan alasan biasanya perempuan mudah sekali tergiur dengan tawaran-tawaran belanja meskipun sebenarnya tidak terlalu diperlukan. Apalagi jika sudah ada promo dan diskon, ini akan sangat menggoyahkan niat awal untuk mengatur keuangan keluarga.

Bijak dan Teratur

Anda adalah pilot dalam keuangan keluarga yang artinya cukup atau tidak cukup anggaran yang sudah ditentukan tergantung anda. Jangan sampai kita menggunakan melebihi atau diluar rencana awal anggaran. Jangan sampai yang seharusnya berada di prioritas bawah justru anda dahulukan karena tergiur diskon dan promo.

Usahakan Menabung

Kenapa sih harus menabung? Dengan menabung kita bisa mempersiapkan kebutuhan mendadak atau tak terduga. Selain itu dengan menabung bisa dijadikan anggaran untuk masa depan anak serta bisa jadi sebagai jaminan di hari tua nanti.

Tidak ada yang bisa menerka apa yang akan terjadi kemudian hari. Jadi tidak ada salahnya kita berusaha menyisihkan sedikit untuk ditabung. Harus dipaksa dan dipaksa.

Cari penghasilan lain diluar gaji

Jangan terlalu terlena dengan Gaji bulanan dari perusahaan atau tempat kerja lainnya. Anda perlu pelan-pelan merintis sebuah bisnis dari yang kecil. Apakah Anda yakin dan bisa yakinkan akan pasti tidak bakal diberhentikan? Meskipun sebagai PNS, apakah anda yakin bisa selamanya jadi PNS?

Tinggalkan Kebiasaan Merugikan

Dari salah satu sumber yang kami jadikan referensi, contoh kebiasaan buruk adalah merokok. Tidak sedikit Ibu rumah tangga yang juga perokok aktif. Nah niat yang kuat demi keuangan keluarga yang baik dan tertaur pasti bisa menghalangi Anda untuk merokok. Selain dampak negatif bagi kesehatan, rokok juga berdampak buruk bagi kantong.

Anak Harus Ikut Andil

Jangan terlalu mengikuti keseluruhan keinginan anak. Ajari anak untuk ikut berhemat dengan cara mengontrol uang jajan. Jika ini dilakukan sejak dini, mereka akan menjadi anak yang suka menabung. Bahkan ada anak yang lebih menahan diri untuk tidak jajan dan memilih memasukan ke celengan. Tapi Anda juga harus memberi pengertian antara Hemat dan Pelit, agar anak tetap berjiwa dermawan.

Hemat Pangkal Kaya

Nah, setelah anak dibelajari hemat, Anda juga harus hemat. Seperti pepatah, hemat pangkal kaya. Hemat bukan berarti pelit ya. Bersedekah dan memberi bukanlah sesuatu yang bersifat boros. Justru sebaliknya akan bisa mengundang rejeki lain.

Rejeki yang sudah diatur sama Tuhan itu pasti cukup untuk Hidup. Tapi tidak akan pernah cukup untuk Bergaya Hidup. Meski Anda dan pasangan sama-sama bergaji tinggi, Gaya hidup pasti selalu kurang, apalagi Gaya Hidup mewah. Be Smart Mother

Facebook Comments