Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Bayam

Klasifikasi Dan Morfologi Bayam

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Bayam – Tanaman Bayam, Siapa yang tidak mengenal sayuran yang satu ini. Bahkan dulu ada salah satu film kartun yang tokohnya selalu makan bayam agar badannya menjadi kuat. Ya, bayam memang memiliki banyak manfaat. Tanaman bayam merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang mudah diperoleh dan harganya pun terjangkau.

Pada awalnya, tanaman ini berasal dari daerah Amerika yang beriklim tropis. Akan tetapi sekarang menyebar ke seluruh penjuru dunia. Bagian dari tanaman ini yang biasanya dikonsumsi adalah daun dan batang. Nama ilmiah bayam yaitu Amaranthus sp. Dalam bahasa Yunani, kata “amaranth” berarti “everlasting” (abadi). Tanaman ini merupakan sayuran sebagai sumber zat besi yang penting.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Bayam
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Bayam

Tanaman bayam semula dikenal sebagai tumbuhan hias. Pada dasarnya, bayam dapat tumbuh sepanjang tahun baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi. Pertumbuhan paling baik terutama pada tanah subur dan banyak sinar matahari. Suhu yang baik yaitu sekitar 25-36 0C dan pH tanah antara 6-7. Sedangkan waktu tanam terbaik yaitu pada awal musim kemarau.

Untuk mengenal lebih lanjut tentang tanaman bayam, kalsifikasi dan morfologinya adalah sebagai berikut :

Klasifikasi Tanaman Bayam

Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Caryophyllales
Famili : Amaranthaceae
Genus : Amaranthus
Spesies : Amaranthus spinosus L.

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Bayam Duri

Morfologi Tanaman Bayam

1. Akar

Akar tanaman bayam pada umumnya sama, yaitu sistem perakaran tunggang dengan akar serabut di bagian atasnya. Akar tanaman ini dapat menembus tanah hingga kedalaman 20-40 cm.

2. Batang

Bayam merupakan jenis tanaman perdu yang tumbuh tegak dengan batang tebal berserat. Pada jenis tertentu, batang tanaman ini memiliki duri. Batang bayam berbentuk bulat dan cenderung lunak karena mengandung banyak air. Percabangan bayam akan melebar serta tumbuh tunas baru jika dilakukan pemangkasan. Batang dapat tumbuh hingga mencapai satu meter dengan percabangannya monopodial. Batang bayam ini berwarna merah kecoklatan.

3. Daun

Daun bayam termasuk daun tunggal. Daun bayam berbentuk bulat telur dengan bagian ujung daun agak meruncing. Bagian urat-urat daun dapat terlihat dengan jelas. Warna daun dapat berbeda-beda tergantung jeninya sehingga ada yang berwarna hijau muda, hijau tua, hijau keputih-putihan bahkan merah. Panjang daun yaitu sekitar 1,5 cm hingga 6 cm dengan lebar daun 0,5 cm hingga 3,2 cm. Sedangkan tangkai daun berbentuk bulat dengan panjang antara 0,5 cm sampai 9 cm.

Baca Juga:

4. Bunga

Bunga bayam termasuk jenis bunga berkelamin tunggal yang tersusun secara majemuk. Bunga tanaman ini memiliki warna hijau. Bunga memiliki 5 mahkota dengan panjang 1,5 hingga 2,5 mm.Kumpulan bunga jantan berbentuk bulir, sedangkan bunga betina berbentuk bulat yang terdapat pada ketiak batang. Mahkota terdiri dari daun bunga 3 sampai 5 buah, benang sari 1 sampai 5 buah, dan bakal buah berjumlah 2 hingga 3 buah. Penyerbukan bunga ini biasanya dibantu juga oleh angin dan binatang sekitar.

5. Buah Dan Biji

Buah bayam berbentuk lonjong dan berwarna hijau. Panjang buah ini sekitar 1,5 mm. Biji bayam berwarna hitam mengkilat dengan panjang sekitar 0,8 sampai 1 mm. Biji berukuran kecil dan halus serta berbentuk bulat. Pada beberapa jenis bayam tertentu,ada yang memiliki biji berwarna putih atau merah, misalnya bayam maksi.

Mengingat banyaknya manfaat yang terkadung dalam bayam bagi tubuh kita, semoga tulisan penjelasan mengenai klasifikasi dan morfologi tanaman bayam di atas dapat bermanfaat.

Facebook Comments

Incoming search terms:

  • morfologi bayam